HUT RI Memo X

Menu

Korban Penipuan Oknum DPRD Ancam Sita Aset

  Dibaca : 105 kali
Korban Penipuan Oknum DPRD Ancam Sita Aset
space ads post kiri

Korban penipuan calon tenaga kerja diduga dilakukan oleh dua anggota DPRD Kota Madiun, Supiyah Mangayu Hastuti (SM) dan Endang Wahyuningrum (EW), mengancam akan menyita aset rumah toko (ruko) milik keluarga SM di Sumenep, Madura.

Penyitaan dilakukan, jika uang milik 29 orang yang dijanjikan bekerja sebagai tenaga honorer dan BLUD di RSUD Kota Madiun, Dinas Kesehatan dan PDAM, tidak dikembalikan.

Hal itu disampaikan Aji Rustamaji yang ditunjuk sebagai kuasa korban Christanta Paminta Suluh, warga Kelurahan Nambangan Kidul, Kelurahan Manguharjo, Kota Madiun, Selasa (6/9).

“Saya dengan pak Suluh selama dua hari di Sumenep untuk melihat aset ruko. Disana saya bertemu mereka berdua. Kalau mereka tidak bisa mengembalikan uang korban sampai 30 September, maka kita berhak memiliki ruko itu,” kata Aji.

Dijelaskan, total uang korban sebanyak 29 orang disetorkan Suluh kepada SM dan EW senilai Rp 675 juta. Selama kurun waktu bulan Februari 2015 sampai Agustus 2016 setoran uang tersebut terbagi dalam tujuh tahap.

Pertama, uang yang disetorkan adalah milik 12 calon tenaga kerja di RSUD Kota Madiun sebesar Rp 315 juta, kedua sebesar Rp 55 juta milik 5 tenaga kerja di RSUD Kota Madiun. Ketiga, sebesar Rp 55 juta untuk 4 calon tenaga kerja di PDAM.

Keempat, sebesar Rp 20 juta tenaga kerja di Dinas Kesehatan. Sedangkan tahap kelima, sebesar Rp 90 juta untuk tenaga di RSUD Kota Madiun. Sementara setoran tahap keenam dan tujuh, masing-masing Rp 70 juta, untuk dana talangan peserta yang telah mengundurkan diri.

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional