HUT RI Memo X

Menu

Diduga Menipu 29 Calon Tenaga Kerja

  Dibaca : 71 kali
Diduga Menipu 29 Calon Tenaga Kerja
space ads post kiri

Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Madiun akhirnya membeberkan kasus dugaan penipuan calon tenaga kerja yang dilakukan oleh dua anggota DPRD setempat, Supiyah Mangayu Hastuti (SM) dan Endang Wahyuningrum (EW), Senin (5/9).

Politisi PDIP dan Partai Demokrat itu telah berhasil mengelabui 29 orang yang dijanjikan bekerja sebagai tenaga honorer dan BLUD di RSUD Kota Madiun, Dinas Kesehatan dan PDAM dengan menyetorkan sejumlah uang pelicin.

“Kerugiannya ratusan juta. Pelapor sudah menyetorkan uang kedua oknum anggota dewan ini sebesar Rp 675 juta. Uang itu dari 29 orang yang dijanjikan pekerjaan dalam kurun waktu Februari 2015 sampai Agustus 2016,” kata Ketua BK DPRD Kota Madiun, Armaya.

Dijelaskan, kasus dugaan penipuan ini dilaporkan ke BK oleh Christanta Paminta Suluh, warga Kelurahan Nambangan Kidul, Kelurahan Manguharjo, Kota Madiun.

Awalnya, sekitar Februari 2015, SM dan EW meminta Suluh mencarikan orang untuk bekerja sebagai tenaga honorer dengan menyetorkan sejumlah uang pelicin.

Selanjutnya, Suluh mendapatkan 29 orang calon tenaga kerja dan sekaligus menyetorkan uang pelicin kepada kedua oknum dewan tersebut. Sayangnya, sampai berganti tahun tidak ada satupun calon pekerja yang lolos masuk kerja.

Dalam kasus ini, jelas Armaya, keduanya diindikasikan telah melanggar peraturan DPRD nomor 2 tahun 2015 tentang kode etik Bab VII Pasal 8, ayat (3) setiap anggota DPRD dilarang korupsi, kolusi dan nepotisme, serta dilarang menerima gratifikasi.

“Kami tetap akan memproses masalah ini. Kalau memang benar-benar terbukti, sanksi tegasnya ya bisa PAW (pergantian antar waktu,red),” kata Armaya seraya meminta masyarakat melapor ke DPRD apabila mengalami kasus serupa.

Disisi lain, Armaya juga menegaskan bahwa BK sudah melakukan pemanggilan terhadap SM dan EW hingga dua kali, dengan surat pemanggilan nomor 005/1645/401.040/2016. “Apabila statemen SM di media mengatakan dirinya belum dipanggil BK, hal itu tidak benar,” tandasnya. (adi/hwi/mzm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional